Month: January 2021

Ngetrip Asyik

SAYANG KAAK

Bagi warga Ciamis dan sekitarnya, wisata Sayang Kaak sudah tidak asing lagi. Tempat piknik yang satu ini sudah menjadi favorit sepanjang tahun 2020.

Kawasan wisata yang terletak di Dusun Cikatomas Desa Handapherang Kec. Cijeungjing Kab. Ciamis sebelah selatan Provinsi Jawa Barat ini menawarkan beberapa spot foto yang instragramable. Foto² yang saya post ini adalah spot foto yang tidak berbayar alias gratis.

Lokasinya yang berada di atas bukit memungkinkan mata untuk dapat melihat indahnya kelok Sungai Cintanduy dari kejauhan. Jika cuaca cerah, kita akan mendapatkan gumpalan awan putih dan langit biru yang sangat menawan. .Selain spot berfoto, Sayang Kaak menyediakan juga arena flying fox anak². Cukup dengan bayar 10rb/orang.

Bagi keluarga yang suka berpetualang, bisa juga mencoba jip off road. Biayanya lumayan merogoh dompet lebih dalam klo menurut saya. Kita harus bayar 350rb/mobil sudah termasuk supir. Harga tiket masuk Sayang Kaak 10rb/orang dengan uang parkir 5rb/kendaraan. Dekat area parkir terdapat pelataran berbatu yang bisa digunakan untuk duduk² gelar tikar sambil menikmati segarnya kelapa muda dan semilir angin.

Sayang Kaak bisa dijadikan sebagai alternatif wisata alam tanpa khawatir terjebak kerumunan. Meskipun dari segi harga, cukup mahal jika ingin masuk spot foto berbayar sebesar 15rb/orang. Belum lagi tebus foto digital 2rb/foto yang hasil fotonya tidak lebih bagus dari jepretan kamera ponsel. Namun demikian, cukup worth it untuk bisa dapat panorama cantik dari atas perbukitan. .

Kenapa ya, disebut “Sayang Kaak”? Saya akan cerita dipostingan setelah ini. Don’t miss it 😍😍😍

Share This:
Ngetrip Asyik

PERMADANI TERBANG SAYANG KAAK

Dalam bahasa Sunda, sayang berarti sarang. Kaak merupakan nama burung yang menurut sumber yang saya baca, bunyinya “Kaak…kaak…kaak” sehingga dinamakan Burung Kaak. Burung ini biasanya bersarang (Sarang burung Kaak terbuat dari ranting² pohon) di pohon-pohon yang berada di atas bukit paling tinggi.

Konon, di kawasan Sayang Kaak saat ini, pada jaman dahulu banyak ditemukan burung Kaak, jadi penamaan wilayah tersebut sudah lama dinamakan “Sayang Kaak”, kemudian oleh pengelola wisata “Sayang Kaak” dipakai sebagai nama objek wisata yang sekarang dikenal luas.. Foto² di postingan ini merupakan spot foto iconic di Sayang Kaak. Permadani Terbang namanya. Foto 1-4 hasil jepretan kamera ponsel. 5-9 hasil jepretan kamera DLSR milik pengelola. Di spot ini, kita harus bayar 15rb/orang.

Meski hanya menggunakan tali pengaman satu lapis di pinggang, karpet terbang ini cukup aman dinaiki. Walaupun saat digerek terdengar berderik seperti mau lepas besinya hahaha 😄. Kita akan diarahkan untuk berpose sama fotografer pengelola ketika berada si tengah² wahana. Susah ternyata jadi model 🤓.

Untuk yang suka foto kayak saya, wajib sih ambil beberapa pose di sini. Satu spot berbayar lagi yaitu jembatan kaca. Lokasinya berdekatan dengan spot Kupu-kupu. Saya tidak sempat berfoto di sana karena antriannya lumayan panjang. . Piknik asyik tanpa panik, cukup pergi ke Ciamis. Yuk! Mari 😍😍😍

Share This:
Ngetrip Asyik

KAMPUNG TERATAI

Satu lagi destinasi wisata baru di Kab. Ciamis yang sayang untuk dilewatkan. Kampung Teratai namanya. Lokasinya berada di Jalan Bojong Salawe Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis.

Rupanya tulisan itu sekedar slogan saja, kenyataannya kendaraan memenuhi lapangan parkir yang tidak cukup luas untuk dapat menampung pengunjung. Sebagian harus parkir di pinggir jalan. Tiket masuk ke sana sebesar 5rb/orang ditambah biaya parkir 5rb untuk mobil dan 2rb untuk motor. Setelahnya kita bisa ambil foto sepuasnya di setiap spot dengan gratis.🎋

Untuk sampai di tempat ini, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit dari pusat Kota. Begitu tiba di sana, saya mendapati spanduk yang bertuliskan “Kawasan ditutup tanggal 5-31 Desember 2020 karena sedang dalam pengembangan”.

Untuk masuk area Kampung Teratai kita harus berjalan sekitar 50 meter melewati pematang yang sudah disulap menjadi beton dan anyaman bambu warna warni. Kanan kiri diapit sawah dan kolam. Ucapan “Selamat datang di Kampung Teratai” bisa kita temui di dinding kolam terbesar yang ada di sana. Menuju saung² yang tempatnya ada di atas bukit, kita akan menjumpai dua kolam yang ditumbuhi Bunga Teratai. Satu kolam dengan Gazebo di atasnya, kita bisa melihat banyak ikan mas di sana.

Satu kolam lagi terdapat perahu dari bambu yang dipenuhi ornamen lampion juga payung geulis sebagai properti berfoto. Untuk mencapai perahu kita harus melewati beberapa pijakan seperti di Benteng Takeshi. Yang suka air, bisa main sepeda air. Cukup bayar 5rb untuk 3x putaran, kita sudah bisa puas bersepeda. Sayang, bukan sepeda air yang berbentuk angsa, jadi untuk balita tidak disarankan menaikinya. Gantinya ada ayunan yang bisa digunakan untuk si kecil. Untuk spot foto, ada lorong payung geulis yang dibiarkan bergantung atau lorong dengan lampion dan payung warna merah menyala.

🎋Jika ditata dan dikelola dengan baik, serta tiketnya tidak jadi mahal, Kampung Teratai bisa menjadi salah satu andalan pariwisata Kabupaten Ciamis.

Selain tiket masuk yang affordable, lokasinya juga sangat strategis.

Share This:
Ngetrip Asyik

FAMILY TRIP

“Nothing is better than going home to family and eating good food and relaxing.” – Irina Shayk

🌺 Bahagia karena bersyukur dan bersyukur agar selalu bahagia. Salah satunya dengan berkelana bersama keluarga. Akhir tahun menjadi jadwal wajib berkumpul selain Lebaran. Kami saling menertawakan satu sama lain, bercengkrama tanpa sekat, kadang berdebat hal temeh. Namun ada nasihat terselip diantara canda. Seperti baterai yang terecharge, setelahnya memantik semangat yang sempat habis.

🌺 Keluarga menjadi satu-satunya tempat pulang yang selalu bisa menambah nafsu makan dan membuat pikiran menjadi tenang. Bagaimanapun keadaannya.

Share This: