Ngetrip Asyik

PERMADANI TERBANG SAYANG KAAK

Dalam bahasa Sunda, sayang berarti sarang. Kaak merupakan nama burung yang menurut sumber yang saya baca, bunyinya “Kaak…kaak…kaak” sehingga dinamakan Burung Kaak. Burung ini biasanya bersarang (Sarang burung Kaak terbuat dari ranting² pohon) di pohon-pohon yang berada di atas bukit paling tinggi.

Konon, di kawasan Sayang Kaak saat ini, pada jaman dahulu banyak ditemukan burung Kaak, jadi penamaan wilayah tersebut sudah lama dinamakan “Sayang Kaak”, kemudian oleh pengelola wisata “Sayang Kaak” dipakai sebagai nama objek wisata yang sekarang dikenal luas.. Foto² di postingan ini merupakan spot foto iconic di Sayang Kaak. Permadani Terbang namanya. Foto 1-4 hasil jepretan kamera ponsel. 5-9 hasil jepretan kamera DLSR milik pengelola. Di spot ini, kita harus bayar 15rb/orang.

Meski hanya menggunakan tali pengaman satu lapis di pinggang, karpet terbang ini cukup aman dinaiki. Walaupun saat digerek terdengar berderik seperti mau lepas besinya hahaha 😄. Kita akan diarahkan untuk berpose sama fotografer pengelola ketika berada si tengah² wahana. Susah ternyata jadi model 🤓.

Untuk yang suka foto kayak saya, wajib sih ambil beberapa pose di sini. Satu spot berbayar lagi yaitu jembatan kaca. Lokasinya berdekatan dengan spot Kupu-kupu. Saya tidak sempat berfoto di sana karena antriannya lumayan panjang. . Piknik asyik tanpa panik, cukup pergi ke Ciamis. Yuk! Mari 😍😍😍

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *