Review

Review

Metode Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil 2020 Ala SMP IT Umul Quro Bogor: Menarik dan Efektif

Alhamdulillah. Minggu-minggu yang sibuk sudah terlewati. Penilaian Akhir Semester (PAS) cah lanang berakhir pada hari Kamis kemarin.

Biasanya, yang lebih excited (baca: riweuh) pada saat pelaksanaan PAS di era daring ini tak lain dan tak bukan adalah orangtuanya. Sementara anaknya santuy, orangtua menjadi sibuk mempersiapkan segala sesuatunya agar anak bisa melaksanakan PAS dengan lancar dan mendapat hasil yang baik, mulai dari membuatkan resume pelajaran hingga mendampingi anak pada saat PAS dilaksanakan. Ini tak hanya terjadi pada satu dua orang saja, tetapi hasil riset kecil saya, terjadi pada sebagian besar orangtua. Termasuk saya, teman-teman saya, dan yang lagi baca. Ayo! Ngaku 😁.

Projek PAS

PAS kali ini merupakan PAS pertama anak saya sebagai siswa putih biru. PAS yang secara teknis pelaksanaannya berbeda dari Penilaian Tengah Semester (PTS). Jika PTS kemarin sama dengan ujian-ujian lainnya, dimana siswa menjawab pertanyaan dan menyelesaikan soal-soal. Pada PAS yang dilaksanakan dari tanggal 30 November hingga 4 Desember kemarin, setiap siswa diberikan projek sederhana sebagai pengganti soal isian. Metodenya bagaimana? Jadwal PAS tetap ditentukan setiap hari, tetapi waktunya lebih fleksibel. Setiap siswa diberikan waktu hingga pukul 18.00 untuk pengumpulan tugas PAS.

Jadwal PAS

PAS yang Menarik

Bagi saya secara pribadi, PAS dengan konsep pembelajaran seperti itu menarik dan lebih efektif. Karena setiap anak bisa langsung paktek setiap mata pelajaran. Anak-anak tidak melulu dijejali teori yang kadang sulit diaplikasikan pada kegiatan sehari-hari. Dengan tugas pengerjaan projek, masing-masing siswa bisa lebih terlihat potensinya, yang mungkin belum terlihat bakatnya, bisa diketahui dari hasil-hasil projek yang dikerjakannya.  Kuat dimana dia. Apakah jago presentasi, pandai menulis, atau lihai dalam mendesain.

Anak saya misalnya. Dia tidak terlalu menonjol dalam pelajaran B. Indonesia. Projek PAS nya membuat cerita fantasi. Ustadzah sudah membuat cerita pembuka, siswa tinggal melanjutkan dengan menambahkan konflik hingga anti klimaks. Saya dan papanya nge brief sedikit apa itu cerita fantasi dan bagaimana cara mengembangkannya. Setelah itu saya tinggal tidur 😁. Besoknya saya cek dan cukup terkejut. Untuk anak audio visual seperti anak saya, tidak suka dan belum pernah menulis, ternyata mampu bercerita lewat tulisan dengan lumayan runut. Imaginasinya  keluar dan nyambung dengan plot yang sudah disiapkan Ustadzahnya.

Begitu juga dengan pelajaran IPS, yang termasuk mata pelajaran remidial pada PTS lalu ( Bisa dilihat di postingan sebelumnya di sini). Materi-materi tantang teori dan konsep fungsi dan peran keluarga bisa dipahami lebih mudah dengan ditugaskannya pembuatan foto keluarga dan foto bertransaksi di warung ketika membeli bahan makanan pokok. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak untuk memahami apa sebetulnya peran dan fungsi keluarga, apa itu afeksi, edukasi, sosialisasi hingga fungsi ekonomi. Siswa dirangsang untuk menjadi kritis atas apa yang dikerjakannya, tidak hanya sekedar tahu dari sisi pengertiannya, tetapi juga penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Foto tentang Pemberdayaan Ekonomi UKM Lokal

Anak saya kadang menyerah pada pelajaran yang sifatnya teori yang mengarah ke sejarah –ini mirip dengan saya hehe-, PPKN salah satunya. Tapi pada projek PAS PPKN kemarin, dia menikmatinya, baik saat membuat maupun pada saat mepresentasikannya. Pemilihan tokoh perumus UUD 1945 untuk dijadikan poster dan dipresentasikan, membuatnya harus riset tentang siapa tokoh yang mau diambil, mencari tahu profilnya hingga bagaimana perannya dalam merumuskan UUD 1945. Semuanya harus diperhatikan sehingga siswa paham dan siap untuk pemaparan.

B. Inggris yang biasanya hanya mempelajari vocab atau structure kalimat, pada PAS kemarin, anak-anak diminta untuk menuliskan kalimat singular dan plural dengan cara yang lebih seru. Mereka harus menulis dan menggambar. Tidak sampai di situ, mereka juga harus memberi warna terhadap benda-benda yang digambarkan. Ada beberapa proses yang dilewati hanya untuk mempelajari materi plural dan singular, tetapi ini akan lebih diingat daripada hanya sekedar pertanyaan piihan ganda.

Tugas PAS B. Inggris

Lalu seperti apa projek PAS IPA dan Matematika? Untuk projek IPA, siswa membuat analisis tentang ukuran benda. Menggunakan meteran atau penggaris untuk menghasilkan ukuran baku (meter atau centi meter), dan ukuran tidak baku (jengkal atau depa). Untuk lebih mempertajam analisisnya, setiap siswa harus mengajak anggota keluarga lainnya melakukan pengukuran benda yang sama. Hasilnya dianalisis kemudian ditulis di lembar kerjanya.

PAS IPA: Mengukur benda

Untuk projek Matematika, siswa diminta untuk membuat berbagai bentuk diagram, mulai dari diagram garis, diagram batang, hingga diagram lingkaran.

Projek PAS Matematika

Untuk PAS Pendidikan Agama Islam (PAI), setiap siswa diharuskan setor bacaan sholat dari mulai Takbiratul Ihram sampai dengan salam. Praktek seperti ini sangat penting, terlebih lagi tentang sholat. Karena sholat merupakan tiang agama, baik sholatnya, baik pula amalnya, maka sudah seharusnya bacaannya dipantau, apakah sudah baik atau belum. Hal ini sudah sejalan dengan yang biasa kami lakukan di rumah. Secara berkala, bisa satu atau dua bulan satu kali, mereview kembali bacaan sholat si sulung. Kekhawatiran saya takut ia lupa, atau ada bacaan terlewat padahal penting. Alhamdulillah sekolah memiliki program yang sama.

PAS Padat Materi

PAS ganjil tahun 2020 ini sangat padat materi. Projek-projek yang diberikan tidak terlalu rumit tetapi perlu komitmen tinggi dalam pengerjaannya. Apakah lebih mudah? Tidak juga. Tidak untuk saya sebagai Ibunya ataupun anaknya. Kelihatannya bisa lebih santai, kenyataannya tidak juga. Saya tetap harus cerewet mengingatkan dan mengingatkan, tak jarang berdebat ketika masukan yang saya sampaikan dianggap membingungkan. Saya seringkali lupa menggunakan standar saya untuk setiap hasil yang dibuat anak saya. Padahal, si sulung mau mengerjakannya dengan penuh tanggung jawab hingga tuntas saja sudah lebih dari cukup.

Saya sangat salut dengan seluruh civitas akademik SMP IT Umul Quro Bogor dan para Ustdadz Ustadzah yang sudah meramu konsep yang luar biasa untuk PAS ganjil 2020 ini. Tentu tidak mudah untuk menghasilkan sebuah metode. Apalagi dalam keadaan seperti sekarang, tanpa adanya tatap muka. Tantangan demi tantangan pasti banyak ditemui.

Problem Solver

Bagi saya, metode pembelajaran dengan konsep projek ini sangat bagus untuk melatih kedisiplinan. Sayangnya, karena waktunya lebih fleksibel, dalam pelaksanaannya anak saya cenderung mengulur waktu. Nanti lagi nanti lagi. Sampai akhirnya kelupaan dan ada yang tertinggal belum dikerjakan. Mungkin untuk ke depannya, waktu pengerjaannya bisa lebih diperketat lagi. Sebetulnya sekolah sudah punya jadwal harian yang tertulis agar diikuti oleh seluruh siswa, tapi pada pelaksanaannya, khususnya anak saya, terkadang masih abai sehingga harus diingatkan secara terus menerus.

Alur Pelaksanaan PAS SMP IT Umul Quro Bogor

Namun demikian, saya mendukung program pembelajaran seperti ini. Projek PAS bisa membuat anak lebih aktif, karena harus mencari bahan-bahan untuk melengkapi projeknya, bisa lebih banyak bertanya dan membaca. Keterampilan dan kepercayaan diri juga menjadi meningkat. Jika untuk mengerjakan soal cukup dengan dihafal, dengan konsep projek ini, anak-anak juga harus belajar hal lain. Yang tidak suka menulis, harus belajar menulis, yang tidak bisa presentasi, harus bisa presentasi. Yang tidak suka menggambar, mau tidak mau harus menggambar. Anak-anak harus dapat memetakan sekaligus memecahkan masalah dari setiap tugas yang diberikan. Dalam hal ini, siswa diberi ruang untuk bisa menjadi problem solver sehingga bisa mendapatkan dua pelajaran sekaligus, yaitu learning by doing dan learning by living.

Gambar:

  1. Dokumentasi SMP IT Umul Quro
  2. Dokumentasi Pribadi
Share This:
Review

ROG Phone 3: Ponsel Super Power untuk Para Gamer

Air mukanya berubah. Bibirnya maju beberapa senti. Saya yang berada di hadapannya tentu saja terganggu, ditambah dengan racauan-racauan kesal yang keluar dari mulutnya. “Kenapa, sih, a?” Tanya saya ke si sulung. “Ini lo. Aa kan kalah jadinya. HP jelek, nge lag mulu, udah mana gerak-gerak sendiri ini layarnya”. Wajahnya berubah murung. Saya terdiam. Sudah sejak beberapa waktu lalu anak lanang minta dibelikan Ponsel Smartphone sendiri, bukan barengan dengan saya, Mamanya. Namun karena beberapa alasan, hingga saat ini urung terlaksana. Saya selalu bilang padanya, sabar, tunggu mama ada rejeki lebih.

Game Analyst Wannabe

Karena Smartphone nya sudah tidak lagi mumpuni dipakai main game, sekarang ia lebih sering menjadi pemerhati para gamer lewat Youtube. Seperti game analyst mungkin. Untuk lebih menyamankan mata, ia memilih pinjam laptop ASUS saya ketika mau nonton Youtube. Tak cuma Youtuber gaming yang ia tonton, tetapi juga segala rupa yang berkaitan dengan teknologi dan serba serbi gadget yang memang menjadi kesukaannya. Apapun terkait gadget, keluaran terbaru, launching dan spesifikasi produk, siswa kelas 7 itu khatam di luar kepala. Bahkan sweater hoody dan head set nya pun dipilih yang gaming banget. Dominasi warna hitam dengan sentuhan warna merah sebagai penegasnya.

Serba Hitam Merah

Ketika ROG Phone 3 mengadakan The Ultimate Blogger Competition, anak saya yang pertama kali mengetahui informasinya dan meminta saya untuk mengikutinya. Saya tantang dia untuk menuliskannya, tetapi dia menyerah. “Mama aja yang nulis, aa yang kasih tahu bagaimana kerennya ROG Phone 3” begitu katanya.

Smartphone yang Dibutuhkan Para Gamer

“Sebetulnya, HP seperti apa sih yang dicari para gamer, a?” Tanya saya. Diskusi sekaligus interogasi kadang diperlukan untuk bisa menjangkau pikiran ala generasi gen Z yang sudah melompat sangat jauh.  Meski tak bisa sampai melampaui, paling tidak bisa nyambung ketika sedang bertukar pikiran. “Yang pasti performanya harus oke, ma. Nggak ada tuh yang namanya nge lag apalagi loading. Terus udah gitu, ponselnya nggak cepat panas, layar touchscreennya lebar dan responsif, baterai tahan lama, memorinya gede jadi nggak perlu buang-buang aplikasi dulu kayak HP kita gini nih.” Jawabnya panjang lebar sambil menunjukkan HP jadul yang kelelahan dipaksa download game.

Ponsel dengan internal memori ala kadarnya

Saya manggut-manggut saja. Sejujurnya tidak terlalu paham juga soal gadget. Setiap mau membeli ponsel ataupun laptop, saya selalu minta saran adik saya terlebih dulu. Tapi sekarang, sepertinya anak baru gede itu sudah bisa menggantikan posisi oomnya untuk ngasih saran saya merk atau tipe apa gadget yang cocok dan pantas dibeli.

Demi mengimbangi pengetahuannya, saya berselancar mengupgrade informasi, mencari tahu Smartphone seperti apa sih yang dicari para gamer. Dari pencarian itu, saya menemukan setidaknya ada enam poin yang dibutuhkan sebuah Smartphone gaming.

Smartphone harus memiliki chipset yang kece

Chipset atau system-on-chip (SoC) merupakan isi kepala dari sebuah Smartphone. Chipset ini yang akan mengintegrasikan setiap komponen dan melakukan pengaturan, pemrograman serta pemrosesan terhadap setiap feature yang ada pada Smartphone sehingga terlihat kemampuan kinerjanya.

Random Acces Memory (RAM) Besar

RAM merupakan tempat penyimpanan bermacam aplikasi pada ponsel. Semakin besar RAM pada ponsel, maka kinerja ponsel tersebut akan semakin baik, karena lebih mudah dan lebih cepat pada saat pemrosesan perintah yang diberikan.

Memory Internal Besar

Poin penting berikutnya yang harus dipenuhi oleh ponsel gaming adalah memiliki memory internal yang besar untuk keperluan penyimpanan data dan aplikasi tanpa khawatir kurang ruang di saat akan mengunduh aplikasi game dengan file yang besar.

Sistem Operasi Smartphone

Sebuah ponsel gaming harus memiliki sistem operasi yang stabil.

Baterai dengan Kapasitas mAH Besar

Semakin besar kapasitas mAH yang ditawarkan sebuah ponsel, maka akan semakin baik daya tahan baterai tersebut. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi para gamer. Selain itu, baterai juga harus fast charging sehingga para gamer tidak akan terganggu pada saat bermai game.

Resolusi Layar yang Oke

Layar ponsel untuk gaming tentu saja menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan. Resolusi full HD dengan jenis layar super amoled menjadi pilihan yang baik.

ROG Phone 3

ROG Phone 3 yang Gaming Abis

“ROG Phone 3 itu HP kayak gimana, sih, a?”. Saya kembali bertanya pada si bujang. Tetiba ia terkekeh. “Bukan ‘ROG Phone’ mamaaa”, katanya. Oow! Melafalkannya saja ternyata saya salah pemirsa. “Terus apa dong?” kata saya. “Ar-O-Ji, maaa. Republic of  Gamers” . Lanjutnya lagi. Oalah, baiklah kalau begitu. Yeah! Begitulah, untuk pengalaman hidup, saya yang sudah lebih dulu lahir dibanding anak saya mungkin lebih banyak, tapi untuk urusan gadget dengan berbagai detil spesifikasinya, anak dengan usia 12 tahun bisa lebih jago dibanding mamanya.

Dari namanya saja, ROG, yang merupakan kependekan dari Republic of Gamers, sudah bisa diketahui, bahwa ROG Phone 3 mengkhususkan dirinya menjadi smartphone gaming. Maka tidaklah heran, dalam setiap serinya ROG Phone sudah menawarkan kemewahan dalam performanya. Setiap detail yang diusung sangat memanjakan para gamer Sultan. Tidak berlebihan jika taglinenya The Ultimate Winner. Karena yang diberikan dalam ROG Phone 3 adalah yang terbaik. Bagi para juara, ROG Phone 3 merupakan pilihan tepat.

Dengan sistem operasi smartphone Android yang memiliki kestabilan yang baik untuk sebuah ponsel gaming, ROG Phone 3 merupakan generasi terbaru dari smartphone gaming yang dilengkapi dengan chipset tercanggih bertenaga Qualcomm Snapdragon 865 Plus 5G Mobile Platform. Sebagai informasi, di Indonesia ROG Phone 3 menjadi smartphone gaming pertama yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 865.

Jika diminta untuk menjelaskan seperti apa ROG Phone 3, ia akan sangat lancar bercerita. Baginya handphone seperti ini yang dicari. “Mama, kalau aa pakai ROG Phone 3, main game pasti akan lancar banget” ujarnya bersemangat. “Kenapa emang?” tanya saya. “Karena ROG Phone 3 sudah lengkap banget” .

Penasaran kan sehebat apa kualitas ROG Phone 3 ini?

Desain ROG Phone 3 yang Mewah

Powerful Snapdragon 865 Plus

Mengusung chipset terpopuler di dunia Snapdragon yang dikembangkan Qualcomm. ROG Phone 3 menggunakan Qualcomm Snapdragon 865 Plus 5G Mobile Platform. Dengan kecanggihan SoC yang berada di dalamnya, ponsel ROG Phone 3 memiliki prosesor yang super ngebut dengan kecepatan hingga 3.1 GHz. Bye bye HP nge lag. Main game akan ngacir dan lancar tanpa khawatir ada jeda.

Stuninng 144Hz Display

Bermain game tentu berhubungan dengan pandangan dan penglihatan mata. Teknologi Super Amoled yang disematkan pada layar ROG Phone 3 memberikan sensasi immersive yang membuat decak kagum. Layar touchscreen dengan refresh rate 144Hz dan response time 1ms menjadikan ROG Phone 3 sangat responsif  sehingga para gamer tidak akan ketinggalan “savage” ketika bermain game.  Visual yang seolah nyata dengan fitur 10 bit HDR10+ akan sangat memanjakan mata karena detil warna lebih terlihat akurat seperti warna aslinya. Mata tidak akan cepat lelah karena dilengkapi Low Blue Light dan Flicker Reduced.

Monster 6000 MAh Battery

“Baterainya nggak habis-habis secara 6000 MAh. Nggak akan lagi buru-buru nge charge kayak ponsel kita yang ini karena baterainya udah ngedrop”. Begitu katanya. Ini dia nih yang membuat para gamer jatuh cinta dan tergila-gila pada ponsel ROG Phone 3, termasuk anak saya. Kapasitas baterainya 6000 MAh. Wow! Ini memungkinkan gamer bermain game seharian tanpa harus bolak-balik nambah daya. Jika baterai butuh tambah daya, sudah pula fast charging dengan tekonologi ROG 30W HyperCharging, jadi tak perlu nunggu lama hingga baterai kembali terisi.

Game Cool 3 & AeroActive Cooler 3

Masalah klasik yang dirasakan pada ponsel kebanyakan adalah ponsel dengan temparature yang meningkat ketika digunakan dalam waktu yang lama. Hal tersebut akan sangat mengganggu apalagi jika sedang bermain game. Over heated sebuah ponsel akan mengakibatkan performa ponsel menurun dan memberikan ketidaknyamanan bagi penggunanya.

Namun untuk ponsel sekelas ROG Phone 3, temperature panas pada saat ponsel digunakan tidak akan ditemukan, karena ia sudah disenjatai dengan sistem pendingin sekelas GameCool 3 dan 3D Vapor Chamber bergaya baru. Jika masih kurang, bisa ditambah aksesoris pendingin aktif yang bernama AeroActive Cooler 3.

Built for Gamers

Melihat model dan tampilan ROG Phone 3 yang sudah gaming banget. Semua mata akan tertuju pada setiap detail yang disuguhkan. Mulai dari bentuk yang lebih ergonomis sehingga lebih nyaman ketika dipegang hingga adanya fitur AirTrigger 3 dengan adanya tambahan gesture untuk memudahkan para gamer mengontrol penuh game yang sedang dimainkan. Terdapat juga Motion Sensor yang bisa digunakan gamer untuk menggerakkan ponsel ke depan dan belakang. Ditambah dengan ukuran ponsel dan desain yang sangat mewah.

Selain body ponsel dan semua fitur pendukungnya, ROG Phone 3 juga memiliki audio yang memberikan efek keseruan pada permainan game. Bass yang dihadirkan lebih nendang dengan dual speaker menghadap ke depan. Didukung Dirac serta fitur Game Mode, gamer dimungkinkan untuk bisa melacak keberadaan musuh hanya dari mendengar arah datangnya suara.

The most immersive gaming experience

Dari berbagai keunggulan istimewa yang ada pada ROG Phone 3, membuat para gamer lebih percaya diri ketika memegang dan menggunakannya.

Sudah sepantasnya ROG Phone 3 dinobatkan sebagai ponsel ultimate gaming jawara di kelasnya dan menjadi ponsel kekinian yang paling mumpuni dengan body yang aduhai dan tak bosan buat dipandang.

Para gamer akan disuguhi pengalaman bermain game yang luar biasa. Tingkat kecerahan terhadap warna dan mulusnya pergerakan pada layar yang nyaris tanpa cela, belum lagi dengan adanya audio yang memanjakan telinga, membuat ROG Phone 3 menjadi satu-satunya ponsel gaming yang akan memberikan The most immersive gaming experience bagi para gamer.

Tidak salah jika ROG Phone 3 ini menjadi impian banyak gamer atau siapa saja yang menginginkan ponsel super power yang bisa digunakan bermain game maupun otak atik multimedia seperti fotografi maupun videografi. Dengan tripel kamera bersensor Sony IMX686, memiliki lensa utama dengan resolusi 64 Mega Pixel (MP), yang dilengkapi dengan lensa ultra lebar 13 MP dan sensor makro 5 MP. Kondisi ini bisa menghasilkan gambar makro dengan kualitas setara DLSR ataupun kamera mirrorless.

Kegantengan ROG Phone 3 yang belum ada tandingannya ini sudah menjadi incaran si ganteng kesayangan juga. Man Jadda Wajadda. Selalu ada jalan jika kita berusaha. Semoga keberuntungan selalu bersamanya. Aamiin.

Informasi Harga

Di Indonesia ROG Phone 3 hadir dalam dua varian, dibedakan dari besar penyimpanan,  yaitu yang menggunakan penyimpanan 128GB dan RAM 8GB, serta penyimpanan 256GB dan RAM 12GB. Keduanya dibanderol dengan harga Rp9.999.000 (128/8) dan Rp14.999.000 (256/12).

Tersedia promo menarik untuk setiap pembelian ROG Phone 3 di channel berikut ini:

Offline Retail

Erafone                                             : http://bit.ly/Erafone-Location

Urban Republic                                   : http://bit.ly/UrbanRepublic-Location

ROG Store & ASUS Exclusive Store                         : http://bit.ly/ROGStore-Location

Onilne (E-Commerce)

Eraspace           : http://bit.ly/ROGPhone3-Eraspace

Tokopedia       : http://bit.ly/ROGPhone3-Tokopedia

BliBli                   : http://bit.ly/ROGPhone3-BliBli

JD.ID                    : http://bit.ly/ROGPhone3-JDID

Shopee               : http://bit.ly/ROGPhone3-Shopee

Spesifikasi Produk

ROG Phone 3
Processor3.1 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 865 Plus 5G Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor
GPUQualcomm® Adreno™ 650
UIAndroid™ 10 with ROG UI
Display6.59” 19.5:9 2340×1080 (391ppi) 144Hz/1ms AMOLED HDR10+ certified; 270Hz touch sampling rate, 25ms touch latency; 650nits HBM brightness & 1000 nits peak brightness, 113% DCI-P3 Delta E average <1%; 1.07 billion colors; 1,000,000:1 contrast ratio; Front 2.5D Corning® Gorilla® 6 Glass; TÜV Low Blue Light (Hardware Solution) and Flicker Reduced certifications for eye comfort; Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports Glove touch)
Memory/StorageLPDDR5/UFS3.1 8GB/128GB 12GB/256GB
SD storageno SD-card reader; NTFS support for external HDD
SensorAccelerator, E-Compass, Proximity, Hall sensor*2, Ambient light sensor, in-display fingerprint sensor, Gyro, Ultrasonic sensors for AirTrigger 3 and grip press
Main Rear Camera64MP SONY IMX686 sensor, 0.8 µm pixel size – Quad Bayer technology with 16MP, 1.6 µm large effective pixel size, F1.8, 1/1.7” sensor, 2×1 OCL PDAF, LED flash
Second Rear Camera13MP, 125˚  ultra-wide, F2.4, Real-time distortion correction, 11mm equivalent focal length in 35mm film camera
Third Rear Camera5MP Macro, F2.0
Front Camera24MP, 0.9µm, Quad Bayer Technology, F2.0, 27mm equivalent focal length in 35mm film camera
Video Recording8K (7680 by 4320) @ 30 fps (main rear camera) 4K (3840 by 2160) @ 30/60 fps (main rear camera), @ 30 fps (second rear camera) 1080p @ 30/60 fps; 720p @ 30 fps 3-axis electronic image stabilization for rear cameras Time Lapse (4K) Slow Motion video (4K @ 120 fps; 1080p @ 240/120 fps; 720p @ 480 fps) Take still photo while recording video
SpeakerDual front-facing speakers with GameFX & Dirac HD Sound 7-magnet stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect
Audio OutputHi-Res audio 192kHz/24-bit standard (USB-C™ output) that is 4 times better than CD quality GameFX audio system for improved in-game audio experience New AudioWizard with multiple listening profiles tuned by Dirac
MicrophoneQuad microphones with ASUS Noise Reduction Technology
Wireless TechnologyWLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6 2×2 MIMO, Bluetooth 5.1 Wi-Fi Direct support
NavigationGNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a), BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5)
SIM CardsDual SIM dual standby Slot 1: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card Slot 2: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card 5G+4G or 4G dual SIM dual standby support
Data rate  Support EN-DC(6DL+FR1, 4DL+2FR1) FR1: DL up to 4.4Gbps / UL 542Mbps LTE 6CA DL Cat20 up to 2.0Gbps / UL Cat13 up to 150Mbps DC-HSPA+: DL 42Mbps / UL 5.76Mbps 4×4 MIMO and CA with 4×4 MIMO support
Bands  5G (Bands N1, N2, N3, N5, N28, N41, N66, N71, N77, N78, N79)
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 66, 71)
TD-LTE (Bands 34, 38, 39, 40, 41, 42, 48)
WCDMA (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
CDMA (Bands BC0) (CN and HK only)
TD-SCDMA (Bands 34, 38) (CN and HK only)
InterfaceSide-port: 48 pin Customized/Type C connector USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Fast Charging (QC3.0+QC4.0/PD3.0) / Direct Charge Bottom-port: Type C connector USB2.0/Fast Charging (QC3.0/PD3.0)/Direct Charge
NFCSupport (Card mode support in power off)
OSAndroid™ 10
Battery6.000mAh
ChargerOutput: 10V 3A, supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter
Dimensions171mm, 78mm, 9.85mm
Weight240 grams
PriceRp9.999.000 (8GB RAM & 128GB Storage) Rp14.999.000 (12Gb RAM & 256GB Storage)
Share This: