My Work

Mengelola Tim dengan Hati, Mengoptimalkan Peluang Blog dengan Percaya Diri, Didukung IM3 Preuneur yang Sangat Mengerti Para Entrepreneur Sejati

Belakangan, saya sudah jarang sekali bekerja secara mandiri. Sekarang saya lebih sering bekerjasama dengan tim. Yang fenomenal, ketika saya mengerjakan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) beberapa waktu lalu. Pernah mendengarnya? Betul sekali. PTSL merupakan sebuah program strategis pemerintah melalui kementrian ATR/BPN untuk masyarakat mendapatkan kepastian hukum (sertifikat hak) atas kepemilikan tanah. Program ini ditargetkan selesai pada tahun 2025 di seluruh Indonesia. Jika teman-teman pernah melihat Bapak Presiden membagi-bagikan sertifikat secara masal di daerah, itu adalah hasil kerja PTSL yang pada pelaksanaannya melibatkan banyak orang.

Saya di Depan Kantor Pertanahan Kabupaten Pekalongan

Pengelolaan Tim

Perusahaan yang ingin mengikuti proyek PTSL setidaknya harus memiliki tim inti paling tidak sepuluh orang per satu paket sepuluh ribu bidang. Ditambah dengan beberapa orang lokal yang biasanya diambil dari desa setempat. Kemarin, saya harus menemukan personil sebanyak dua kali lipat karena mendapatkan pekerjaan dua paket. Tak kurang dari dua puluh orang personil yang kami butuhkan untuk efektivitas pekerjaan. Mengumpulkan orang sebanyak itu bukanlah hal yang mudah, karena yang diperlukan adalah tim yang memiliki kompetensi dan berpengalaman di bidangnya. Pencarian, tahap seleksi, hingga memutuskan siapa saja yang layak menjadi pekerjaan rumah yang cukup rumit.

Komposisi Jumlah Personil untuk Satu Paket PTSL

Sebagai langkah awal penjaringan, saya memanfaatkan laman Facebook.  Mulai dengan membuat fan page hingga membuat postingan lowongan di feed dan berbagai grup yang berkaitan dengan persyaratan personil yang dibutuhkan. Hasilnya cukup efektif, dalam waktu beberapa hari saja, puluhan lamaran tercatat masuk ke email. Berikutnya, seleksi dilanjutkan melalui WhatsApp dan telepon. Sebelum akhirnya dilakukan tatap muka untuk menindaklanjuti pekerjaaan.

Urusan dengan tim ini sangat ketat. Setelah perusahaan masuk nominasi pemenang, seluruh personil wajib dihadirkan sebagai pembuktian bahwa semuanya adalah orang yang nyata dengan segala dokumen asli yang menyertainya. Satu saja tidak bisa hadir, tak ada ampun, langsung gugur. Untuk memastikan semua personil hadir tepat pada waktu yang sudah ditentukan, saya harus melakukan kontak melalui telepon dan whatsapp secara marathon. Hal ini dilakukan berulang hingga benar-benar yakin teman-teman memegang komitmennya. Lagi-lagi diperlukan usaha lebih karena domisili personil tersebar dari Jabodetabek, Bandung, Cilacap hingga Semarang.

Proses Verifikasi Tim

Dalam prosesnya, komitmen memegang peran penting untuk menjaga tim tetap kompak dan solid. Karena sebagus apapun tim leader jika tidak dapat diimplementasikan oleh tim di lapangan, hasilnya akan nihil.

Setiap individu yang berada dalam sebuah tim memiliki kemampuan sesuai dengan porsinya. Masing-masing punya kapasitas dalam menyelesaikan tugasnya. Sebuah tim terbentuk dari beragam latar belakang dan pengalaman. Ada yang cepat tanggap, ada yang pendiam, ada pula yang periang. Namun kekhasan ini menjadi salah satu hal yang dapat memberikan kesuksesan kerja tim. Karena dengan perbedaan itu tim menjadi dinamis, akan selalu terjadi diskusi dua arah yang bisa memperbaiki kinerja tim.

Bersama dengan Sebagian Tim

Dilansir dari www.deakinco.com, keberhasilan sebuah kerja tim juga ditentukan oleh lima faktor berikut:

5 Faktor Keberhasilan Tim Work

Komunikasi

Komunikasi menjadi faktor utama dalam tim. Setiap langkah atau setiap perbedaan pandangan akan suatu metode kerja, harus selalu dibicarakan agar tidak jalan sendiri-sendiri. Dalam sebuah tim selalu ada satu komando yang arahannya berlaku bagi semua anggota tim. Jika ada perbedaan, maka berbicara adalah solusi.

Delegasi

Seorang pemimpin yang baik, entah apapun itu namanya, bisa tim leader, koordinator, supervisor dan lain sebagainya, harus jeli melihat secara keseluruhan anggota tim dalam memberikan mandat agar tugas yang dibebankan sesuai dengan kemampuannya, sehingga tidak terjadi kesalahan penempatan orang atau the wrong man in the wrong place.

Efisiensi

Dengan jumlah anggota tim yang banyak, harus bisa menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat dari tenggat akhir sehingga akan lebih efisien.

Ide

Dengan tim dimungkinkan untuk menggali sesuatu yang baru tentang efektivitas pekerjaan dan ini akan menjadi langkah percepatan dalam penyelesaian pekerjaan.

Dukungan

Dalam tim hendaknya tidak ada yang merasa paling pintar atau hebat, karena satu sama lain harus saling melengkapi dan memberi dukungan demi pencapaian target.

Teknologi Komunikasi

Secara garis besar, tim PTSL saya bagi menjadi dua, yaitu tim lapangan dan tim studio. Keduanya  sama-sama membutuhkan akses internet dengan jaringan kuat. Jika sinyal tidak bersahabat, data koordinat yang terekam di lapangan bisa tidak akurat, sementara untuk tim studio, internet dibutuhkan untuk upload hasil pengolahan data ke aplikasi juga berkoordinasi dengan pihak stake holder.

Tim Kerja Studio
Tim Kerja Lapangan

Karena pekerjaan PTSL ini merupakan pekerjaan partisipatif yang bekerjasama dengan pemerintah desa dan warga, maka kami diharuskan tinggal di desa selama hampir enam bulan. Salah satu kendala ketika tinggal di desa tentu saja masalah persinyalan dan koneksi internet. Provider jaringan internet kabel ataupun fiber belum masuk, pilihannya harus menggunakan internet satelit yang biaya pasangnya di atas satu juta rupiah karena harus memasang tower sendiri atau memanfaatkan modem. Demi efisiensi, kami memilih menggunakan modem dengan harapan bisa dipakai oleh semua orang yang ada di basecamp. Tapi ternyata saya salah. Membeli kuota sebesar 25 Giga Byte (GB) dengan harga 100 ribu hanya bertahan paling lama selama satu minggu. Jika dihitung harga per bulan, mencapai 400 ribu sebesar 100 GB. Ini baru internet yang digunakan tim studio untuk satu dua orang saja, belum lagi internet untuk tim lapangan. Terus terang kami sedikit kerepotan masalah koneksi ini, karena hampir semua tahapan pekerjaan membutuhkan akses internet. Tim perlu akses 24 jam agar data bisa terlaporkan. Baik jaringan telepon maupun internet harus paripurna layanannya.

Pemakaian Kuota Dalam Satu Bulan

Tidak bisa dipungkiri lagi, internet sudah menjadi kebutuhan dasar pada jaman sekarang ini. Dari mulai bekerja, berjualan, hingga sekolah sudah dilakukan secara online. Belum lagi kebutuhan bermedia sosial, nonton video, belanja online, browsing, dan lain sebagainya. Memiliki kuota data  sudah seperti kebutuhan pokok saja. Tahun 2018, hasil laporan penelitian Ericsson Mobility Review, rata-rata pemakaian kuota per bulan di Indonesia sudah mencapai 5 GB. Jika kita hitung tahun 2020, dengan semakin banyaknya kebutuhan online, bukan tidak mungkin satu bulan bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan Giga Byte. Dalam masa pandemik apalagi, saat sekolah dan universitas melakukan pembelajaran jarak jauh, 1 siswa bisa menghabiskan 1 GB per hari.

Pengeluaran bulanan tentu saja bertambah dengan kebutuhan internet ini. Namun demikian, dalam keadaan apapun kita sedapat mungkin mempraktikan prinsip ekonomi dimana pengeluaran seminimal mungkin tetapi bisa mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. Jika ada yang terjangkau, ngapain harus bayar mahal? Begitu kira-kira. Kita akan mencari provider yang bisa mengakomodir kebutuhan internet dengan kuota yang besar dan juga bisa digunakan untuk kolaborasi tim dengan harga yang affordable.

IM3 Ooredoo Preneur

Indosat Ooredoo sebagai salah satu operator selular terbaik di Indonesia, senantiasa memberikan layanan yang selalu mengagumkan. Berkomitmen terhadap kemajuan dunia digital Indonesia ke arah yang lebih baik, Indosat dengan IM3 Ooredoo nya menawarkan internetan cepat di jaringan data kuat.

IM3 Ooredoo memiliki tujuh keunggulan yang bisa dimanfaatkan pelanggannya sebagai berikut:

  1. Setiap orang bisa online dengan akses cepat
  2. Bisa internetan 24 jam
  3. Memiliki feature pulsa safe yang membuat pulsa tidak terpotong sehingga internetan tetap aman dan asyik
  4. Sisa kuota tidak hangus meskipun masa aktif sudah habis
  5. Terdapat pilihan pasca bayar dengan biaya tetap setiap bulannya
  6. Bisa menggunakan aplikasi MyIM3, yang akan memudahkan pengguna mendapatkan informasi tentang cek pulsa, isi pulsa, kontrol data, dan lain lain
  7. Internet makin kuat di lebih dari 3.500 kecamatan di seluruh Indonesia dan akan terus diperluas

Penawaran terbaru dari IM3 Ooredoo adalah IM3 Preneur yang merupakan Small Medium Enterprise (SME) di Indonesia yang ingin memberikan kemudahan tunjangan komunikasi bagi karyawan nya. Di dalam paket ini, pelanggan bisa membagikan kuota, nelpon ke operator lain dan juga kuota bisnis kepada karyawanya. Bagi saya, ini menjadi langkah proaktif dan progresif pihak Indosat pada pelanggannya, bisa menjadi solusi komunikasi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.

IM3 Preneur: Bisnis Lancar, Meski dari Rumah

Setidaknya ada empat kebaikan IM3 Preneur yang bisa kita manfaatkan sebagai berikut:

4 Keunggulan IM3 Preneur

Kuota Besar

Dengan IM3 Preneur kita bisa memperoleh kuota hingga 320 GB

Group Share

Paket IM3 Preneur bisa dibagikan ke semua tim hingga 25 orang dan bisa buat group sesuai kebutuhan bisnis kita

Sharing Quota

Bebas berbagi menit nelpon dan kuota sesuai aplikasi yang dibutuhkan masing-masing tim

Mempermudah Bisnis

Mempermudah berbagai tim untuk kolaborasi dan berkembang lebih maju bersama-sama tanpa ribet

IM3 Preneur menyediakan berbagai pilihan paket yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan.

Pilihan Paket IM3 Preneur

Setelah mengetahui berbagai kelebihan IM3 Preneur, saya sudah tidak galau lagi menghadapi musim PTSL tahun depan. Mengingat pada akhir tahun ini akan kembali masuk masa bidding PTSL, dimana mulai tahap awal hingga akhir pekerjaan akan selalu memerlukan kuota dan telepon yang bisa dibagikan ke tim secara proporsional, IM3 preuneur menjadi pilihan tepat dan solusi terbaik. Dengan tiga pilihan banyak kuota, plus tidak ada data hangus jika masih berlebih di akhir bulan, masih ditambah dengan bonus gratis telepon dengan sesama maupun antar provider, sangat cocok digunakan untuk saya dan tim agar komunikasi selama pekerjaan berlangsung bisa berjalan semakin baik, lancar, efektif juga efisien.

Kemudahan IM3 Preneur

Saya dan Blog

Keseruan bekerja sama dengan tim, berinteraksi dengan banyak orang yang berbeda karakteristik, juga ketegangan dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ditemui di lapangan, sangat mendukung kesenangan saya dalam menulis. Setiap detail kejadian yang saya alami bisa kembali saya ceritakan ulang dalam bentuk tulisan yang menarik dan unik. Sejujurnya, media paling tepat tempat saya menuangkan segala hal yang ada di dalam pikiran dan yang dirasakan adalah blog. Dengan menulis di blog, saya bisa menumpahkan semua isi kepala tanpa harus dibatasi dengan jumlah karakter atau kata.

Sejarah perblogan saya bisa dibilang penuh drama. Mulai kenal blog sekitar tahun 2005, saya buat www.tawadhu.blogspot.com. Pada saat itu saya sedang berada di puncak semangat menulis. Kebetulan sedang jatuh cinta pula pada suami, maka isinya hanyalah kealayan belaka. Tahun 2009 pindah rumah ke Multiply dengan tajuk www.cintasempurna.multiply.com. Isinya sudah mulai beranjak dewasa dan lebih berasa. Betah sekali di sana, karena selain menulis, banyak feature yang bisa diotak atik agar tampilan lebih ciamik. Malang tak bisa ditolak, saya ditinggal Multiply ketika sedang sayang-sayangnya pada Mei 2013. Mulai tahun 2015, saya baru memberanikan diri untuk membuat blog dengan domain dan hosting berbayar. Sayang, karena ketidak konsistenan, saya tetap saja menjadi blogger wannabe sampai saat ini dan harus rela blog saya digusur beserta semua isinya setelah tiga tahun berjalan karena tak bisa bayar uang sewa.

Mengingat banyak kebutuhan publikasi akan berbagai informasi yang ingin saya sampaikan ke khalayak, juga banyak segala rupa yang bergumul di kepala untuk ditata menjadi kata-kata, salah satunya memperkenalkan Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi (KJSKB) saya agar bisa dikenal banyak orang, serta untuk memudahkan penjaringan personil, awal tahun ini, saya membulatkan tekad untuk mengambil lagi www.liaindriati.com dengan harapan bisa panjang umurnya sehingga setiap pemikiran yang saya tuliskan dapat memberikan manfaat bagi pembacanya.

Dulu, saya hanya menganggap blog itu sebatas ruang untuk menulis saja. Ternyata banyak sekali peluang yang bisa dioptimalkan dari blog, apalagi setelah saya mengikuti rangkaian webinar yang diselenggerakan oleh komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) & IM3 sebanyak tiga episode secara berturut-turut. Saya memperoleh banyak insight dari sana. Mata saya terbelalak, ada banyak yang tersembunyi yang baru saya lihat.

Webinar Episode 23

Semakin tak terbendungnya perkembangan teknologi informasi saat ini, semakin banyak juga peluang yang bisa diambil dari ketekunan menulis di blog. Salah satunya adalah berjejaring. Blog bisa menjadi wadah untuk berdiskusi dan sarana silaturahmi. Dari sini pula kemungkinan memperoleh penghasilan dari blog bukan lagi sekedar mimpi, tapi kenyataan yang bisa diraih dengan pasti. Itulah salah satu keuntungan dari silaturahmi, membuka pintu rejeki.

Menurut Mbak Widyanti Yuliandari, ketua umum komunitas IIDN, dua hal yang tidak bisa dilepaskan untuk menjadi seorang blogger adalah kegiatan membaca dan menulis. Seringlah membaca, mendengar, melihat dan merasakan, lalu menulislah lagi dan lagi. Semakin banyak tulisan yang dihasilkan, kita akan semakin mahir dan terlatih, insting kita pun akan kian terasah untuk dapat merangkai diksi dengan lentur dan enak dibaca.

Pada rangkaian webinar episode ke-23 tentang “Menulis Konten Berkualitas Part 2” beliau menyampaikan beberapa tips bagaimana agar blog kita diminati banyak orang dan atau bahkan dilirik klien potensial hingga bisa memenangkan lomba dengan hadiah-hadiah yang bikin ngiler.

Dalam paparannya, Mbak Wid menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memperoleh tulisan konten yang berkualitas sebagai berikut:

6 Strategi Menulis Konten Berkualitas

Merumuskan Tema

Dalam menentukan tema kita harus peka terhadap lingkungan sekitar agar bisa mengambil hal-hal menarik yang dapat diangkat sebagai bahan tulisan namun juga tidak boleh abai akan kenyamanan kita pada saat menuliskannya.

Bahan Tulisan

Materi tulisan harus dapat dipertanggungjawabkan, bisa dipercaya dan kompeten pada bidangnya, tidak terpaku hanya pada salah satu sumber sehingga tulisan bisa lebih variatif. Bahan tulisan bisa juga berasal dari pengalaman pribadi. Tulisan yang berasal dari pengalaman pribadi biasanya feel nya akan sangat terasa karena sudah teruji, telah dibuktikan, dan hasil dari liputan atau kunjungan sendiri.

Strategi Penggunaan Referensi

Agar sebuah tulisan semakin bermutu, tentunya kita harus menggali informasi sebanyak mungkin. Jika dari hasil membaca referensi, telebih dulu kita harus memahaminya secara menyeluruh, membuat poin-poin penting sehingga dapat menuliskannya dengan bahasa sendiri. Hindari copy paste agar tidak terjebak pada plagiarism.

Judul

Judul sebaiknya mengandung keyword yang akan memudahkan dalam pencarian. Judul juga harus menarik sehingga mengundang penasaran banyak orang untuk mau membacanya. Judul tidak boleh PHP atau bahkan menipu yang tidak berkesusaian dengan isi, dan judul tidak boleh typo karena orang akan menginterpretasikan lain apalagi jika typonya banyak.

Opening dan Closing

Seseorang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama. Begitu juga tulisan. Seseorang bisa jatuh cinta pada paragfraf pertama, membawanya untuk terus dan terus membaca hingga akhir paragraf, bahkan setelahnya merasa ingin kembali membaca ulang karenanya. Membuat sesuatu pada opening menjadi hal wajib sebagai magnet agar pembaca mau membaca tulisan kita hingga usai. Sedangkan closing yang baik harus menjadi klimaks dan inti dari keseluruhan tulisan, sehingga pembaca tidak menyesal membaca tulisan kita.

Nyaman Dibaca

Poin ke-6 ini merupakan lanjutan dari poin ke-5. Setelah membuat opening dan closing yang fantastis, tugas kita selanjutnya adalah memastikan seluruh paragraf yang ditulis nyaman dibaca. Antar kalimat dan antar paragraf saling berkesinambungan dan berhubungan, runut, menggunakan bahasa yang baik, juga tidak jumping, sehingga pembaca dengan mudah dapat mencerna informasi yang kita berikan.

Bersyukur saya masih sempat mengikuti sisa webinar series tersebut dengan keadaan sehat dan tanpa halangan, sehingga bisa menikmati dan mencermati setiap pembahasan yang disampaikan. Ada banyak hal tertinggal setelah saya sempat mati suri beberapa lama, tetapi mendapatkan kembali semangat yang ditularkan baik dari pemateri, panitia, maupun dari para peserta.

Terlebih setelah memperoleh informasi mengenai IM3 Preneur, sudah tidak ada lagi alasan bagi saya untuk tidak optimal merawat blog dan membiarkannya tumbuh berkembang. Dengan IM3 Preneur, akses cepat akan menjadi amunisi untuk bisa semakin produktif dalam mengisi konten blog. Semoga akan lebih banyak lagi kolaborasi lain IIDN yang akan menghadirkan program-program terbaiknya.

Kesuksesan berawal dari tindakan. Ide saja tidak cukup tanpa diikuti langkah dan kerja nyata. Niat tanpa dilakukan tidak akan menjelma menjadi sesuatu yang berguna. Sebuah tim tidak akan bekerja maksimal tanpa dukungan fasilitas yang memadai. Sedangkan blog, hanya akan menjadi ruang tak bernyawa jika tanpa ada konsistensi mengisi. Dalam pengembangannya, baik tim maupun blog diperlukan keteguhan hati agar bisa menjadi sesuatu yang berarti. Perlu usaha untuk membuatnya bisa berjaya. Dan dengan IM3 Preneur, setiap upaya akan lebih bersinar dan berkibar.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog IM3 Ooredoo X IIDN Mengoptimalkan Peluang Dunia Blogging

Share This: